Part 1

Hari ini adalah saatnya bagiku untuk berangkat ke tempat kuliahku. Meskipun rasanya masih sangat ngantuk, tapi ku paksa diriku untuk bangun dan bergegas mandi. Ini semua adalah demi cita-citaku untuk dapat menjadi seorang penyanyi yang sukses. Seperti biasa, temanku Park SeoRi datang menjemputku.

“Piiiip….. Piiiip….” Bunyi klakson mobilnya terdengar sangat nyaring di telingaku. Segera saja aku membukakan pintu untuknya.

“Hyunsu,, Kenapa kamu lama sekali sih? Bisa-bisa kita terlambat..”

“Mianhae yo.. Lain kali aku akan tidak akan terlambat lagi..”

“Ngapain kamu minta maaf? Kamu seharusnya membantahku donk.. Kan kamu tidak terlambat sama sekali kok. Aku tadi cuma pengen tes kamu, ternyata sifatmu itu masih saja belum berubah.”

SeoRi selalu saja mengataiku seperti itu. Apanya yang jelek dari sifatku ini? Tidaka ada salahnya kan kalau aku mengakui kesalahan dan minta maaf. Tapi katanya sifatku yang seperti ini tidak baik karena akan membuatku mudah dimanfaatkan orang. Dan aku berpikir mungkin yang dikatakan SeoRi ada benarnya juga.

“Ne.. Arasseo yo.. Lain kali aku tidak akan begitu lagi..”

Kami pun berangkat bersama ke kampus. Sehari-harinya, memang SeoRi lah yang selalu pergi bersamaku. Dia adalah sahabat terdekatku. Dia juga sering mampir main ke apartemenku, menemaniku yang lagi kesepian di apartemen. Orang tuaku berada di Jepang untuk urusan bisnis. Dan aku, demi cita-citaku tidak ingin mengikuti ke mana mereka pergi. Meskipun aku harus tinggal sendirian, tapi aku sudah terbiasa.

Akhirnya, setelah kami tiba di kampus, kami pun berlatih vokal. Tapi rupanya di kelas kami hari ini ada sesuatu yang spesial dan lain dari biasanya. Kelas kami kedatangan tamu spesial yaitu Super junior K.R.Y (Kyuhyun, Ryeowook, Yesung). Aku sangat bahagia bisa melihat mereka. Selama ini mereka kuliah di kampus yang sama denganku, namun aku tetap sangat jarang memiliki kesempatan yang seperti ini. Belum lagi aku adalah penggemar beratnya mereka, terutama Kyuhyun.

“HyunSu, air liurmu hampir meleleh tuh..” Kata SeoRi sembari menyadarkanku

Aku dengan cepat mengusap-usap bagian bibirku dan sekitarnya tapi syukurlah, tidak ada setetes air liur pun yang meleleh

“Mana ada yang meleleh? Kamu jangan meledekku ya..!”

SeoRi tidak membalas perkataanku dan hanya tertawa saja. Aku pun kembali memperhatikan pangeran idolaku yang sangat tampan. Seprtinya, aku sudah masuk dalam khayalanku sendiri lagi dan tidak memperhatikan penjelasan dosen sama sekali.

“HyunSu, silakan maju ke depan dan jelaskan secara singkat mengenai apa yang saya jelaskan tadi!!” Kata HyuRa Songsaenim padaku

Aku sangat kaget mendengar namaku dipanggil seperti itu. Dari tadi aku sama sekali tidak mendengarkan penjelasan HyuRa saem. Bahkan aku tidak tau apa yang dari tadi dia sedang katakan. Mana SuJu KRY ada di sini lagi. Ini akan menjadi hal yang sangat memalukan. Kemudian dengan sangat terpaksa dan langkah yang ragu-ragu aku berjalan ke depan. Aku berharap ada sesuatu yang bisa menolongku keluar dari situasi ini. Aku menatap jam, tapi nampaknya waktu sekaragn tidak akan dapat membantuku sama sekali.

“Choisonghamnida Songsaenim.. Tapi,,,,” perkataanku terputus ketika Kyuhyun langsung menggenggam tanganku dan menarikku keluar dari kelas. Apa alasannya menarikku seakan menyelamatkanku dari peristiwa sangat memalukan yang akan terjadi? Dia saja tidak mengenalku, kenapa dia mau berbuat seperti itu padaku? Tanyaku pada diri sendiri dalam hati. Meskipun begitu, aku tetap merasa sangat bahagia bisa berada sedekat ini dengannya..

Bersambung..

written by : Kim YuRin

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: